Layang-layang Kaghati
  • 0 Hotel dekat Layang-layang Kaghati

Lihat Semua Hotel

Penerbangan Ke Kendari, Indonesia (KDI)
Penerbangan Ke Baubau, Indonesia (BUW)
Penerbangan Ke Pomala, Indonesia (PUM)
Penerbangan Ke wakatobi, Indonesia (WNI)
Penerbangan Ke Muna - Raha, Indonesia (RAQ)

Layang-layang Kaghati

Alamat : Muna, Sulawesi Tenggara, Indonesia

Kategori

Khagati, termasuk layang yang sangat unik dan khas (ada yang menyebutnya layang layang purba) . Seluruh bahannya berasal dari tumbuh-tumbuhan. Kerangkanya terbuat dari bambu, sementara penutupnya terbuat dari daun umbi gadung. Begitu pula dengan benangnya, terbuat dari serat daun pandan duri. Keunikan inilah yang membuat khagati selalu menjadi primadona di ajang festival layang-layang internasional.

Sore hari adalah saat yang tepat untuk menaikkan layang-layang khagati ini.

Konon khabarnya, layang layang khagati ini memiliki sejarah amat tua. Jauh sebelum manusia mengenal tulisan, orang Muna sudah mengenal layang-layang. Manusia masa itu, suka melukiskan peristiwa dan aktifitas sehari-hari pada dinding-dinding goa. Mereka menggunakan ceruk-ceruk di tebing bukit batu yang terjal, untuk berlindung dari cuaca dan binatang buas.

Diceruk inilah, lukisan orang bermain layang-layang, ditemukan . Goa ini bekas hunian manusia, yang diperkirakan hidup pada jaman batu. Dari sinilah, diketahui layang-layang sudah ada di Muna sejak jaman purba. Dari ceruk-ceruk yang bergambar diketahui bahwa layang-layang ini termasuk permainan petani. Permainan tersebut dilakukan petani sambil menjaga kebunnya. Khagati selalu dibuat setelah musim tanam. Saat petani menunggu tanamannya tumbuh, Khagati dibuat. Diberi alat penyeimbangan yang menghasilkan suara keras. Alat ini dibuat dari kulit ari pohon waru. Suara yang ditimbulkan mampu menakuti babi hutan. Khagati tidak memerlukan benang untuk bisa terbang. Cukup dengan tali yang dibuat dari serat daun pandan duri, Khagati bisa melayang diangkasa.

Galeri Foto Layang-layang Kaghati

Hotel dekat Layang-layang Kaghati