Cari Tiket Pesawat Bangka - Pangkal Pinang Milan Murah (PGK - MXP)

Tiket Pesawat Murah Bangka - Pangkal Pinang ke Milan (PGK - MXP)

tiket.com membantu Anda mencari dan mendapatkan harga tiket pesawat murah dari Bangka - Pangkal Pinang (PGK) ke Milan (MXP). Cari, bandingkan dan pesan tiket pesawat yang kamu inginkan. Dapatkan TIX Point untuk setiap transaksi dan gunakan untuk diskon di pembelian selanjutnya.


Tiket Pesawat Bangka - Pangkal Pinang Milan Murah (PGK - MXP)

Kamu mencari tiket pesawat Bangka - Pangkal Pinang Milan (PGK - MXP) dengan harga termurah? Hanya dengan satu kali sentuhan jari, kamu sudah bisa mendapatkan harga tiket pesawat Bangka - Pangkal Pinang Milan (PGK - MXP) murah di tiket.com. Dengan sistem pemesanan tiket pesawat online yang canggih, pengalaman pesan tiket pesawat Bangka - Pangkal Pinang Milan (PGK - MXP) di tiket.com selalu lebih mudah dan cepat. Kamu tinggal memilih jadwal tiket pesawat Bangka - Pangkal Pinang Milan (PGK - MXP) yang sesuai dengan jadwal penerbangan yang kamu inginkan. Jangan lupa, ada banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan jika pesan tiket pesawat murah dari Bangka - Pangkal Pinang (PGK) ke Milan (MXP) di tiket.com. Selain bisa mendapatkan tiket pesawat Bangka - Pangkal Pinang Milan (PGK - MXP) lebih murah, banyak promo tiket pesawat yang akan membuat bujet perjalanan kamu menjadi lebih hemat. Makanya, jangan ragu untuk booking tiket pesawat Bangka - Pangkal Pinang ke Milan di tiket.com karena banyak keuntungannya. Temukan harga tiket pesawat Bangka - Pangkal Pinang ke Milan termurah hanya di tiket.com. Lakukan pemesanan sekarang dan wujudkan perjalanan ke destinasi yang kamu impikan.

Official Partner

Kami menerima pembayaran dari

Mengapa membeli tiket pesawat di tiket.com

Nikmati berbagai keunggulan pesan tiket pesawat online di tiket.com

Deskripsi Bandara

Bandar Udara Depati Amir adalah bandar udara yang terletak di Kota Pangkal Pinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Bandara ini dikelola oleh PT. Angkasa Pura II sejak bulan Januari 2007. Pada awalnya bernama Pelabuhan Udara Pangkalpinang yang dibangun sejak penjajahan Jepang tahun 1942 sebagai pertahanan dari serangan tentara sekutu. Sesuai dengan surat Sekjen Dephub No. 378/TLK/DEPHUB/VIII/85 tanggal 22 Agustus 1985 nama Pelabuhan Udara diubah menjadi Bandar Udara. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perhubungan No. SK.1/AU.106/PHB-99 tanggal 25 Agustus 1999, Bandar Udara Pangkalpinang diubah menjadi Bandar Udara Depati Amir Bangka, yang merupakan UPT dari Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan.

Sejak 1 Januari 2007, Bandara ini diserahkan pengelolaannya kepada sebuah BUMN yang membidangi pengelolaan beberapa bandara di wilayah barat Indonesia, yaitu PT. Angkasa Pura II (Persero).

Bandara ini telah sekian kali mengalami perubahan fisik, baik wilayah Terminal penumpang, fasilitas Landasan pacu, apron, maupun ruang udara. Terminal penumpang terus mengalami perluasan. Landasan pacu, pada awalnya berupa hamparan rumput, kemudian tanah keras atau biasa disebut runway strip. Seiring dengan bertambahnya kapasitas dan ukuran pesawat yang semakin besar, landasan pacu dikembangkan dengan konstruksi aspal.

Pada tahun 1978, landasan tersebut dipindah bergeser ke arah barat sejauh sekitar 75 meter, dengan panjang 1200m. Kemudian secara bertahap terus diperpanjang 1600 m, 1800m, 2000m dan selanjutnya tahun 2013 runway telah mencapai panjang 2250m x 45m. Dalam sejarah perpanjangan landasan pacu ini, pernah juga memotong sebuah jalan raya, hingga pada akhirnya jalan raya tersebut dialihkan ke arah jalur yang lebih sesuai. Hingga saat ini runway bandara ini telah mampu didarati pesawat type Boeing 737-800/900 & Airbus A320, walaupun dalam kapasitas yang terbatas.

Tempat parkir pesawat (apron) juga telah beberapa kali mengalami overlay (penebalan aspalt ). Hingga saat ini apron bandara ini telah mampu menampung 4 pesawat berbadan lebar sekaligus, seperti type Boeing 737-800/900 & Airbus A320.

Untuk ruang udara yang dikendalikan oleh unit Pelayanan Lalu Lintas Udara Bandara Depati Amir pada awalnya hanya melayani sebatas wilayah sekitar bandara hingga ketinggian 2500 kaki. Pada tahun 1992, batas wilayah berkembang, dengan batas horizontal hingga 30 Nm, dan batas vertikal 15.000 kaki. Pada tahun 2008 setelah dikelola oleh PT. Angkasa Pura II, batas horizontal diperlebar hingga jarak variatif 80 Nm, sedangkan batas vertikal hingga 24.500 kaki.

Sejak 1 Januari 2013 pengelolaan ruang udara pada Bandara Depati Amir beralih kepada Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia atau yang juga dikenal dengan AirNav Indonesia.

Adapun rute penerbangan terdiri dari rute jakarta - pangkalpinang pp yang dilayani oleh Sriwijaya AirGaruda IndonesiaLion Air dan Citilink, rute batam - pangkalpinang - tanjung pandan pp oleh Wings Air, rute tanjung pandan - pangkalpinang pp oleh Sriwijaya Air dan rute palembang - pangkalpinang pp oleh Sriwijaya Air.

Foto di Bangka - Pangkal Pinang (PGK)


Tempat Menarik di sekitar Airport Bangka - Pangkal Pinang (PGK)

Bangka Botanical Garden

Bangka Botanical Garden

5.2 Km Lihat Selengkapnya

Pantai Pasir Padi

Pasir Padi Beach

8.8 Km Lihat Selengkapnya

Pantai Tanjung Bunga

Tanjung Bunga Beach

8.8 Km Lihat Selengkapnya

Hutan Wisata Tuatunu

Tuatunu Forest Tourism

8.8 Km Lihat Selengkapnya

Deskripsi Bandara

Milan-Malpensa Airport, sebelumnya Kota Busto Arsizio Airport, [3] [4] adalah bandara terbesar untuk wilayah metropolitan Milan di Italia utara. Ini melayani 15 juta penduduk di Lombardy, Piedmont dan Liguria. Bandara ini terletak 49 kilometer (30 mil) barat laut [5] dari pusat Milan, sebelah sungai Ticino, yang merupakan perbatasan antara Lombardy dan Piedmont. Bandara ini memiliki dua terminal dan dua landasan pacu. Ada terminal kargo khusus yang disebut "CargoCity", yang menangani lebih dari 435.000 ton lalu lintas setiap tahunnya.

Bandara industri pertama dibuka pada tahun 1909 di dekat Cascina Malpensa, sebuah pertanian lama, oleh Giovanni Agusta dan Gianni Caproni untuk menguji prototipe pesawat mereka. Bandara ini kemudian dibuka untuk operasi sipil pada tahun 1948 selama masa rekonstruksi perang, dalam rangka untuk melayani daerah utara Milan.

Pada 2015, Bandara Malpensa ditangani 18.582.043 penumpang; [2] itu saat ini 29 bandara tersibuk di Eropa dalam hal penumpang. Hingga tahun 2008, Malpensa Airport adalah pusat utama untuk Alitalia. Pada awal 2015, Malpensa, bersama-sama dengan Roma Fiumicino, tetap atas bandara Italia dalam hal lalu lintas penumpang internasional, dan terkemuka untuk barang dan kargo.

Foto di Milan (MXP)

screenshot-app-crop

Unduh Aplikasi tiket.com

atau

Kami akan mengirimkan tautan untuk mengunduh aplikasi langsung ke ponsel atau tablet Anda