Cari Tiket Pesawat Jakarta - Halim Jayapura Murah (HLP - DJJ)

Tiket Pesawat Murah Jakarta - Halim ke Jayapura (HLP - DJJ)

tiket.com membantu Anda mencari dan mendapatkan harga tiket pesawat murah dari Jakarta - Halim (HLP) ke Jayapura (DJJ). Cari, bandingkan dan pesan tiket pesawat yang kamu inginkan. Dapatkan TIX Point untuk setiap transaksi dan gunakan untuk diskon di pembelian selanjutnya.

Fakta Tentang Tiket Pesawat Dari Jakarta - Halim ke Jayapura

  • Terdapat 1 maskapai beroperasi antara Jakarta - Halim Ke Jayapura, yaitu Batik Air
  • Terdapat 1 penerbangan transit beroperasi antara Jakarta - Halim Ke Jayapura
  • Harga rata-rata tiket pesawat dari Jakarta - Halim Ke Jayapura adalah IDR 4.141.458

Daftar Harga Tiket Pesawat Dari Jakarta - Halim ke Jayapura

Maskapai Harga Termurah Harga Termahal Harga Rata-rata Pesawat / hari
Batik Air IDR 3.467.800 IDR 4.838.400 IDR 4.141.458 2

Tiket Pesawat Jakarta - Halim Jayapura Murah (HLP - DJJ)

Kamu mencari tiket pesawat Jakarta - Halim Jayapura (HLP - DJJ) dengan harga termurah? Hanya dengan satu kali sentuhan jari, kamu sudah bisa mendapatkan harga tiket pesawat Jakarta - Halim Jayapura (HLP - DJJ) murah di tiket.com. Dengan sistem pemesanan tiket pesawat online yang canggih, pengalaman pesan tiket pesawat Jakarta - Halim Jayapura (HLP - DJJ) di tiket.com selalu lebih mudah dan cepat. Kamu tinggal memilih jadwal tiket pesawat Jakarta - Halim Jayapura (HLP - DJJ) yang sesuai dengan jadwal penerbangan yang kamu inginkan. Jangan lupa, ada banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan jika pesan tiket pesawat murah dari Jakarta - Halim (HLP) ke Jayapura (DJJ) di tiket.com. Selain bisa mendapatkan tiket pesawat Jakarta - Halim Jayapura (HLP - DJJ) lebih murah, banyak promo tiket pesawat yang akan membuat bujet perjalanan kamu menjadi lebih hemat. Makanya, jangan ragu untuk booking tiket pesawat Jakarta - Halim ke Jayapura di tiket.com karena banyak keuntungannya. Temukan harga tiket pesawat Jakarta - Halim ke Jayapura termurah hanya di tiket.com. Lakukan pemesanan sekarang dan wujudkan perjalanan ke destinasi yang kamu impikan.

Official Partner

Partner Resmi Maskapai di Pesawat Jakarta - Halim ke Jayapura

Dengan berbagai maskapai mitra, kami siap menerbangkan Anda ke mana pun.

Tiket Pesawat Batik Air
Tiket Pesawat Lion Air

Kami menerima pembayaran dari

Mengapa membeli tiket pesawat di tiket.com

Nikmati berbagai keunggulan pesan tiket pesawat online di tiket.com

Deskripsi Bandara

Bandara Halim Perdanakusuma adalah sebuah bandar udara di Jakarta, Indonesia. Bandar udara ini juga digunakan sebagai markas Komando Operasi Angkatan Udara I (Koops AU I) TNI-AU.

Sejarah Ruspau Antariksa tidak bisa melepaskan diri dari sejarah kesehatan Lanud Halim Perdanakusuma yang saat itu masih bernama pangkalan Udara Cililitan. Sejarah dimulai setelah Pangkalan Udara Cililitan diserahkan kepada Pemerintah Indonesia dari Pemerintah Belanda, Pada tanggal 20 Juni 1950. Dengan demikian diserahterimakan juga wewenang Dinas Kesehatan Pangkalan Cililitan dimana LU-II Harsono yang pada waktu itu juga menjabat sebagai Kepala Jawatan Farmasi, Menjadi kepala Kesehatan pertama. selanjutnya pada tahun 1951 Kepala Dinas Kesehatan dijabat oleh LMU-II S. Hadiprayitno. Para dokter yang pernah bertugas di Cililitan tahun 1950 antara lain Mayor Udara dr. Muryawan, LU-I dr. S.I



Pada Tanggal 17 Agustus1952 Pangkalan Udara Cililitan diubah namanya menjadi pangkalan udara Halim Perdanakusuma, sehingga otomatis dinas kesehatannya juga menjadi bagian dari Pangkalan Udara Halim Perdana. Pada Tahun 1955 Dinas Kesehatan Pangkalan Cililitan masih berstatus sebagai tempat perawatan sementara yang hanya mempunyai fasilitas Poliklinik umum, Poliklinik Gigi, ruang uji kesehatan awak pesawat dan ruang perawatan berkapasitas tiga belas tempat tidur. pimpinan rumah sakit pada saat itu dijabat dr. Suyoso Soemodimedjo. pada tahun 1956-tahun 1957, Dinas Kesehatan Pangkalan Udara Cililitan mendapatkan alokasi pembangunan rumah sakit, tetapi kemudian sempat berhenti dan terlambat penyelesaiannya karena terjadi sanering mata uang rupiah, setelah bangunan fisik selesai, rumah sakit terdiri dari perkantoran, apotik, laboratorium, Asrama perawat, pergudangan dan ruang perawatan dengan kapasitas 60 Tempat tidur. Sekarang, bangunan ini masih dapat kita saksikan segagai bangunan lama Ruspau Antariksa. Selanjutnya Rumah Sakit ini berada dibawah kendali Gugus Kesehatan 502

Pada masa perang kemerdekaan, Halim Perdanakusuma dan Opsir Iswahyudi mendapat tugas untuk membawa pesawat tempur yang baru dibeli. Pesawat itu sendiri berada di Muangthai (Thailand). Untuk mempelajari pesawat tempur yang sebelumnya merupakan pesawat angkutan itu, Halim hanya membutuhkan waktu selama kurang lebih 5 hari. Tapi dalam buku sejarah yang dikeluarkan Mabes TNI AU itu, tidak tersebutkan negara mana yang membuat pesawat tersebut.

Dari Thailand pesawat menuju ke Indonesia. Namun malang, pesawat itu tak kunjung sampai. Diperkirakan, pesawat itu terjatuh di kawasan pantai selat Malaka. Tak lama kemudian, nelayan menemukan sosok mayak yang terdampar di kawasan pantai. Dan saat itu kodisi jenazah sangat sulit diidentifikasi. Namun akhirnya jenazah itu diduga merupakan jenazah Halim Perdanakusuma. Sedangkan jenazah Iswahyudi hingga kini belum diketemukan.

Sebagai tanda penghargaan, keduanya dijadikan pahlawan nasional Indonesia dan nama Halim Perdanakusuma diabadikan sebagai Bandara Pangkalan TNI AU di Jakarta Timur sedangkan Iswahyudi diabadikan sebagai Pangkalan TNI AU di Madiun.

Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, yang selama hanya ini menjadi bandara pesawat carter,  sejak tanggal 10 Januari 2014 siap menjadi bandara domestik pada . Untuk kapasitas bandara ini dapat melayani 66 penerbangan kedatangan dan keberangkatan setiap hari, dengan total pergerakan penumpang sekitar 9000 orang setiap harinya.

Area parkir kendaraan di Bandara Halim Perdanakusuma juga cukup lebar, karena ajan diperluas dari 5.000 mobil menjadi 7.000 mobil. 

Foto di Jakarta - Halim (HLP)

Deskripsi Bandara

Apa yang kamu bayangkan pertama kali ketika mendengar nama Kota Jayapura? Apakah kamu membayangkan sebuah ibukota provinsi yang besar dan semrawut?

Kesibukan masyarakat yang sangat padat mungkin akan kamu temui di banyak kota besar. Namun, hal itu tidak akan kamu dapati di Jayapura. Kota yang terletak di ‘punggung Burung Cendrawasih’ alias bagian utara Pulau Papua ini merupakan kota pesisir yang menjadi jantung Provinsi Papua.

Jayapura adalah kota yang cantik dengan suasana damai dan rasa toleransi yang sangat tinggi antar penduduknya. Kota yang dahulu dikenal sebagai Kota Hollandia ini memiliki berbagai tempat wisata yang patut kamu kunjungi saat liburan.

Beberapa dari tempat wisata yang sangat terkenal di sekitar Kota Jayapura adalah Pantai Base-G, Pantai Harlem dan Pantai Hamadi. Pantai-pantai yang indah ini bisa didapati di Jayapura karena kota ini memang terletak di pesisir laut. Bukan hanya namanya yang unik, keindahan pantai-pantai ini pasti dapat menggoda keinginan kamu untuk lekas membeli tiket pesawat ke Jayapura.

Namun, ada baiknya pula sebelum membeli tiket pesawat ke Jayapura, kamu lebih dahulu meluangkan waktu untuk mengenal Bandara Sentani yang terletak di Jayapura.

Bandara Sentani Jayapura

Bandara Internasional Sentani merupakan bandara yang telah memiliki infrastruktur berkelas internasional. Bandara ini adalah bandara utama di Papua, sekaligus merupakan bandara percontohan yang menghubungkan Provinsi Papua dengan kota-kota lainnya di Indonesia.

Ada sekitar 12 maskapai berskala nasional yang melayani penerbangan keluar dan masuk ke Bandara Internasional Sentani. Kamu dapat memilih maskapai favorit kamu ketika membeli tiket pesawat ke Jayapura, selama hal tersebut masih bisa menyesuaikan dengan kota asal dan waktu penerbangan.

Beberapa di antara maskapai penerbangan tersebut adalah Garuda Indonesia, Air Asia, Citilink, Susi Air, Sriwijaya Air, dan masih banyak lagi. Rute pesawat ke berbagai kota besar di Indonesia yang dapat ditempuh dari bandara ini adalah penerbangan ke Surabaya, Jakarta, Makassar, Sorong, Denpasar, dan lainnya.

Selain itu, Bandara Internasional Sentani juga sudah menyediakan rute-rute penerbangan ke destinasi di sekitar Papua. Beberapa destinasi yang menjadi favorit untuk didarati oleh pesawat-pesawat yang terbang dari Bandara Internasional Sentani adalah Dekai, Nabire, Oksibil, dan Wamena.

Bandara Sentani Papua

Sebelum setia menghiasi lembaran tiket pesawat ke Jayapura sebagai tempat pendaratan pesawat yang paling utama di Jayapura, Bandara Internasional Sentani telah lebih dahulu menorehkan cerita sejak masa penjajahan Belanda dan Jepang. Pemerintah Hindia Belanda dan Jepang sejak dahulu telah memfungsikan bandara ini sebagai salah satu bandara untuk didarati pesawat militer yang akan berperang, utamanya di Front Pasifik.

Dulunya ada 3 (tiga) buah bandara yang dibangun untuk mendukung kepentingan perang, namun yang paling berkembang dan dipertahankan fungsi vitalnya sampai hari ini adalah Bandara Internasional Sentani. Bandara ini telah resmi menjadi pintu masuk utama ke Kota Jayapura dan sekitarnya hingga hari ini, dan pemerintah setempat sedang berupaya keras agar bandara ini resmi diakui sebagai bandara internasional pada tahun 2017.

Sebelum kamu membeli tiket pesawat ke Jayapura, ada baiknya jika kamu mencatat baik-baik lokasi dari Bandara Internasional Sentani.

Bandara Internasional Sentani terletak di Sentani Kota, Sentani, Jayapura, Papua, Indonesia 99359.

Bandara Internasional Sentani memiliki 3 (tiga) buah terminal. Masing-masing dari terminal ini telah dipecah fungsinya menjadi terminal domestik, terminal internasional, dan terminal tiga. Panjang landasannya adalah 2.500 meter.

Selain unik karena menjadi pintu masuk utama Kota Jayapura, bandara ini terletak di tanah datar yang indah dengan dikelilingi oleh bukit kapur. Jadi, jika kamu pergi ke Kota Jayapura, pastikan kamu memilih jalur udara untuk mencicipi pengalaman mendarat di Bandara Internasional Sentani.

Foto di Jayapura (DJJ)

screenshot-app-crop

Unduh Aplikasi tiket.com

atau

Whatsapp