Cari Tiket Pesawat Malang Jakarta - Halim Murah (MLG - HLP)

Tiket Pesawat Murah Malang ke Jakarta - Halim (MLG - HLP)

tiket.com membantu Anda mencari dan mendapatkan harga tiket pesawat murah dari Malang (MLG) ke Jakarta - Halim (HLP). Cari, bandingkan dan pesan tiket pesawat yang kamu inginkan. Dapatkan TIX Point untuk setiap transaksi dan gunakan untuk diskon di pembelian selanjutnya.

Fakta Tentang Tiket Pesawat Dari Malang ke Jakarta - Halim

  • Terdapat 3 maskapai beroperasi antara Malang Ke Jakarta - Halim, yaitu Citilink, Batik Air dan Wings Air
  • Terdapat 1 penerbangan langsung beroperasi antara Malang Ke Jakarta - Halim
  • Harga rata-rata tiket pesawat dari Malang Ke Jakarta - Halim adalah IDR 1.188.319

Daftar Harga Tiket Pesawat Dari Malang ke Jakarta - Halim

Maskapai Harga Termurah Harga Termahal Harga Rata-rata Pesawat / hari
Citilink IDR 737.800 IDR 791.700 IDR 782.717 2
Batik Air IDR 1.010.600 IDR 1.315.300 IDR 1.043.207 2
Wings Air IDR 2.426.400 IDR 3.055.600 IDR 2.568.080 1

Tiket Pesawat Malang Jakarta - Halim Murah (MLG - HLP)

Kamu mencari tiket pesawat Malang Jakarta - Halim (MLG - HLP) dengan harga termurah? Hanya dengan satu kali sentuhan jari, kamu sudah bisa mendapatkan harga tiket pesawat Malang Jakarta - Halim (MLG - HLP) murah di tiket.com. Dengan sistem pemesanan tiket pesawat online yang canggih, pengalaman pesan tiket pesawat Malang Jakarta - Halim (MLG - HLP) di tiket.com selalu lebih mudah dan cepat. Kamu tinggal memilih jadwal tiket pesawat Malang Jakarta - Halim (MLG - HLP) yang sesuai dengan jadwal penerbangan yang kamu inginkan. Jangan lupa, ada banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan jika pesan tiket pesawat murah dari Malang (MLG) ke Jakarta - Halim (HLP) di tiket.com. Selain bisa mendapatkan tiket pesawat Malang Jakarta - Halim (MLG - HLP) lebih murah, banyak promo tiket pesawat yang akan membuat bujet perjalanan kamu menjadi lebih hemat. Makanya, jangan ragu untuk booking tiket pesawat Malang ke Jakarta - Halim di tiket.com karena banyak keuntungannya. Temukan harga tiket pesawat Malang ke Jakarta - Halim termurah hanya di tiket.com. Lakukan pemesanan sekarang dan wujudkan perjalanan ke destinasi yang kamu impikan.

Official Partner

Partner Resmi Maskapai di Pesawat Malang ke Jakarta - Halim

Dengan berbagai maskapai mitra, kami siap menerbangkan Anda ke mana pun.

Tiket Pesawat Batik Air
Tiket Pesawat Citilink
Tiket Pesawat Lion Air
Tiket Pesawat Wings Air

Kami menerima pembayaran dari

Mengapa membeli tiket pesawat di tiket.com

Nikmati berbagai keunggulan pesan tiket pesawat online di tiket.com

Deskripsi Bandara

Kota Malang merupakan bagian dari Provinsi Jawa Timur yang terkenal sebagai kota wisata dan pendidikan. Kota ini dibatasi dengan Kabupaten Malang yang merupakan wilayah administratif tersendiri.

Malang menjadi kota tujuan wisata favorit bagi penduduk Jawa Timur dan sekitarnya. Bahkan kini banyak pelancong dari luar kota yang berwisata ke Malang.

Selain memiliki udara yang sejuk sebagai tempat relaksasi dari kepenatan aktivitas, Malang memiliki beberapa tempat wisata yang dapat dituju untuk menyegarkan pikiran. Kota yang juga dijuluki dengan Kota Bunga ini memiliki tata kota yang artistik dengan beberapa sudut asri penuh hamparan bunga.

Indahnya Kota Malang bahkan sudah dapat dilihat saat pertama kali menyusuri alun-alun Kota Malang dan alun-alun Tugu. Malang juga dipenuhi dengan hotel, mulai dari hotel budget hingga hotel berbintang, semua ada di Malang.

Sebagai kota besar di Jawa Timur, Kota Malang sangat mudah diakses dari luar kota. Angkutan darat berupa bus dan kereta tersedia secara melimpah untuk memenuhi kebutuhan akses transportasi menuju Malang.

Namun, tahukah kamu bahwa Malang juga memiliki bandara yang disebut sebagai Bandara Abdul Rachman Saleh? Bagi kamu yang ingin mengunjungi Malang, kamu bisa memesan tiket pesawat ke Malang setelah menyimak informasi ini.

Bandara Malang Abdulrachman Saleh

Berkendara sekitar 17 kilometer ke arah timur Kota Malang, kamu akan menemukan Bandara Malang Abdulrachman Saleh. Bandara ini adalah milik dari TNI Angkatan Udara yang kini difungsikan pula untuk melayani penerbangan publik.

Bandara ini dikelola langsung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Bandara Abdulrachman Saleh telah melayani penerbangan ke berbagai rute favorit seperti Malang - Jakarta PP, Malang - Denpasar PP, dan Malang - Balikpapan PP.

Kamu dapat menyesuaikan kebutuhan kamu dengan tiket pesawat ke Malang yang kamu pesan. Sudah cukup banyak maskapai yang terbang dan mendarat di Bandara Abdul Rachman Saleh Malang. Beberapa di antaranya adalah Batik Air, Citilink, Wings Air, Sriwijaya Air, dan Garuda Indonesia.

Bandara Malang Abdul Rachman Saleh

Sejak masa pra-kemerdekaan Indonesia, pemerintah Hindia Belanda telah membangun sebuah lapangan terbang di Malang dengan nama Pangkalan Udara Bugis. Lokasi bandara ini dipilih karena berada di lereng gunung. Pemerintah Belanda saat itu menilai bahwa pangkalan udara memang paling cocok untuk dibangun di Malang, mengingat wilayahnya terletak di lereng gunung dan tersembunyi dari pengintaian musuh jika dilihat dari udara.

Setelah Indonesia merdeka, Pangkalan Udara Bugis jatuh ke tangan tentara Indonesia. Bandara dimanfaatkan dan dikelola oleh TNI Angkatan Udara. Pada tahun 1952, nama dari Bandara Bugis diubah menjadi Bandara Abdul Rachman Saleh.

Pada tahun 1994, Bandara Abdul Rachman Saleh melakukan penerbangan pesawat komersial pertamanya. Sekarang, bandara ini memiliki fungsi ganda, yaitu sebagai bandara sipil, sekaligus sebagai bandara militer untuk pasukan TNI Angkatan Udara.

Lokasi Bandara El Tari Kupang

Sebelum kamu membeli tiket pesawat ke Malang, pastikan bahwa kamu sudah memiliki catatan alamat lengkap dari Bandara Abdul Rahman Saleh.

Bandara ini berlokasi di Jl. Komodor Udara Abdul Rahman Saleh, Bunut Wetan, Pakis, Malang, Jawa Timur. Jarak Bandara Abdul Rachman Saleh dengan pusat kota Malang adalah sekitar 17 kilometer.

Terminal El Tari Kupang

Ini adalah kabar gembira untuk kamu yang ingin membeli tiket pesawat ke Malang. Pada tanggal 25 Juni 2017, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan sudah meresmikan terminal baru di Bandara Abdul Rachman Saleh. Terminal penumpang untuk penerbangan domestik ini memiliki dua lantai. Lantai pertama digunakan untuk kebutuhan check in dan penyerahan bagasi. Sedangkan lantai dua digunakan sebagai ruang tunggu bagi para penumpang yang akan masuk pesawat.*

Foto di Malang (MLG)

Deskripsi Bandara

Bandara Halim Perdanakusuma adalah sebuah bandar udara di Jakarta, Indonesia. Bandar udara ini juga digunakan sebagai markas Komando Operasi Angkatan Udara I (Koops AU I) TNI-AU.

Sejarah Ruspau Antariksa tidak bisa melepaskan diri dari sejarah kesehatan Lanud Halim Perdanakusuma yang saat itu masih bernama pangkalan Udara Cililitan. Sejarah dimulai setelah Pangkalan Udara Cililitan diserahkan kepada Pemerintah Indonesia dari Pemerintah Belanda, Pada tanggal 20 Juni 1950. Dengan demikian diserahterimakan juga wewenang Dinas Kesehatan Pangkalan Cililitan dimana LU-II Harsono yang pada waktu itu juga menjabat sebagai Kepala Jawatan Farmasi, Menjadi kepala Kesehatan pertama. selanjutnya pada tahun 1951 Kepala Dinas Kesehatan dijabat oleh LMU-II S. Hadiprayitno. Para dokter yang pernah bertugas di Cililitan tahun 1950 antara lain Mayor Udara dr. Muryawan, LU-I dr. S.I



Pada Tanggal 17 Agustus1952 Pangkalan Udara Cililitan diubah namanya menjadi pangkalan udara Halim Perdanakusuma, sehingga otomatis dinas kesehatannya juga menjadi bagian dari Pangkalan Udara Halim Perdana. Pada Tahun 1955 Dinas Kesehatan Pangkalan Cililitan masih berstatus sebagai tempat perawatan sementara yang hanya mempunyai fasilitas Poliklinik umum, Poliklinik Gigi, ruang uji kesehatan awak pesawat dan ruang perawatan berkapasitas tiga belas tempat tidur. pimpinan rumah sakit pada saat itu dijabat dr. Suyoso Soemodimedjo. pada tahun 1956-tahun 1957, Dinas Kesehatan Pangkalan Udara Cililitan mendapatkan alokasi pembangunan rumah sakit, tetapi kemudian sempat berhenti dan terlambat penyelesaiannya karena terjadi sanering mata uang rupiah, setelah bangunan fisik selesai, rumah sakit terdiri dari perkantoran, apotik, laboratorium, Asrama perawat, pergudangan dan ruang perawatan dengan kapasitas 60 Tempat tidur. Sekarang, bangunan ini masih dapat kita saksikan segagai bangunan lama Ruspau Antariksa. Selanjutnya Rumah Sakit ini berada dibawah kendali Gugus Kesehatan 502

Pada masa perang kemerdekaan, Halim Perdanakusuma dan Opsir Iswahyudi mendapat tugas untuk membawa pesawat tempur yang baru dibeli. Pesawat itu sendiri berada di Muangthai (Thailand). Untuk mempelajari pesawat tempur yang sebelumnya merupakan pesawat angkutan itu, Halim hanya membutuhkan waktu selama kurang lebih 5 hari. Tapi dalam buku sejarah yang dikeluarkan Mabes TNI AU itu, tidak tersebutkan negara mana yang membuat pesawat tersebut.

Dari Thailand pesawat menuju ke Indonesia. Namun malang, pesawat itu tak kunjung sampai. Diperkirakan, pesawat itu terjatuh di kawasan pantai selat Malaka. Tak lama kemudian, nelayan menemukan sosok mayak yang terdampar di kawasan pantai. Dan saat itu kodisi jenazah sangat sulit diidentifikasi. Namun akhirnya jenazah itu diduga merupakan jenazah Halim Perdanakusuma. Sedangkan jenazah Iswahyudi hingga kini belum diketemukan.

Sebagai tanda penghargaan, keduanya dijadikan pahlawan nasional Indonesia dan nama Halim Perdanakusuma diabadikan sebagai Bandara Pangkalan TNI AU di Jakarta Timur sedangkan Iswahyudi diabadikan sebagai Pangkalan TNI AU di Madiun.

Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, yang selama hanya ini menjadi bandara pesawat carter,  sejak tanggal 10 Januari 2014 siap menjadi bandara domestik pada . Untuk kapasitas bandara ini dapat melayani 66 penerbangan kedatangan dan keberangkatan setiap hari, dengan total pergerakan penumpang sekitar 9000 orang setiap harinya.

Area parkir kendaraan di Bandara Halim Perdanakusuma juga cukup lebar, karena ajan diperluas dari 5.000 mobil menjadi 7.000 mobil. 

Foto di Jakarta - Halim (HLP)

screenshot-app-crop

Unduh Aplikasi tiket.com

atau

Whatsapp